Mengapa perlu diterbitkan Surety Bond ?

 

Surety Bond diperlukan agar pemilik proyek (disebut Obligee) merasa lebih aman dan yakin bahwa proyeknya dapat selesai dengan baik dan tepat waktu serta memperoleh jaminan dari kemungkinan terjadinya kerugian yang diakibatkan oleh kegagalan kontraktor (disebut Principal).

Jenis Jaminan apa saja yang diberikan ?

    Berbagai jenis jaminan dari Surety Bond adalah :
  1. Jaminan Penawaran (Tender Bond / Bid Bond)
  2. Jaminan Pelaksanaan (Performance Bond)
  3. Jaminan Pembayaran Uang Muka (Advance Payment Bond)
  4. Jaminan Pemeliharaan (Maintenance Bond / Retention Bond)

Risiko apa saja yang dijamin ?

 
    Risiko yang dijamin oleh surety Bond adalah kerugian yang timbul akibat kelalaian, kegagalan atau ketidakmampuan Principal sebagai berikut :
  1. Jaminan Penawaran menjamin kerugian yang timbul akibat Principal menarik diri dari tender atau tidak bersedia menandatangani kontrak atau tidak dapat menyerahkan jaminan pelaksanaan.
  2. Jaminan Pelaksanaan menjamin kerugian yang terjadi karena Principal gagal atau tidak dapat menyelesaikan pekerjaan (proyek) yang diperjanjikan.
  3. Jaminan Uang Muka menjamin kerugian sebagai akibat dari kegagalan Principal untuk mengembalikan uang muka yang diterimanya dari pemilik proyek (Obligee).
  4. Jaminan Pemeliharaan menjamin kerugian akibat Principal tidak melaksanakan perbaikan atas kerusakan yang terjadi selama periode pemeliharaan.
 

Risiko atau kerugian apa saja yang tidak dijamin ?

  1. Reaksi nuklir, radioaktif, reaksi inti atom yang langsung / tidak mempengaruhi dan mengakibatkan kegagalan principal untuk melaksanakan kewajiban atau pekerjaannya.
  2. Risiko politik yang langsung maupun tidak langsung mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan / kewajibannya seperti akibat demonstrasi, pergolakan massa, Invasi musuh, perang secara fisik yang langsung / tidak mempengaruhi perekonomian, perang saudara / pemberontakan terhadap pemerintah yang sah, peraturan pemerintah yang langsung / tidak mempengaruhi pelaksanaan / kewajiban, bencana alam (yang dinyatakan sebagai bencana alam nasional).

Bagaimana prosedur & cara mendapatkan Surety Bond ?

Bagi kontaktor (Principal) yang ingin mendapatkan Surety Bond perlu menempuh prosedur sebagai berikut :

Principal menyerahkan data perusahaannya kepada pihak penjamin & mengisi aplikasi

Melengkapi aplikasi dengan dokumen proyek sesuai dengan jenis jaminan yang diminta

Pengecekan data / dokumen dan risk assesment oleh pihak penjamin

Bila aplikasi disetujui (acceptable), Principal mengisi & melengkapi Persetujuan Ganti Rugi

Principal menyelesaikan biaya pelayanan (service charge)

Principal memperoleh Surety Bond yang diperlukannya

Dokumen apa saja yang diperlukan?

    Bagi principal yang ingin mendapatkan Surety Bond, diwajibkan untuk menyerahkan data / dokumen seperti
  1. Profil perusahaan, lengkap dengan akte pendirian perusahaan, laporan keuangan 3 (tiga) tahun terakhir, NPWP, daftar tenaga ahli, daftar peralatan teknis, dokumen perizinan usaha yang dimiliki, serta daftar proyek-proyek yang pernah dikerjakan.
  2. Dokumen-dokumen proyek yang sesuai dengan jenis jaminan yang diminta, seperti undangan lelang, order pembelian barang (purchase order), SPK, kontrak kerja, berita acara penyelesaian proyek, serta dokumen lain yang relevan.

Siapa sajakah yang dapat menjadi principal itu ?

Principal adalah pihak yang melaksanakan proyek-proyek fisik / konstruksi, proyek-proyek perencanaan, pengawasan dan penelitian serta proyek-proyek pengadaan yang pendanaannya diperoleh dari APBN dan APBD (proyek pemerintah) dan / atau proyek milik swasta, seperti :

  1. Jasa konstruksi (kontraktor)
  2. Jasa konsultasi (konsultan)
  3. Jasa pengadaan (supplier)
  4. Jasa lainnya

Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi biaya pelayanan (service charge) ?

  1. Jenis jaminan
  2. Jangka waktu jaminan

Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menerbitkan Surety Bond ?

Setelah dokumen yang diperlukan untuk akseptasi Surety Bond telah dilengkapi, kemudian akan diteliti dan dianalisa oleh underwriter ACA. Apabila disimpulkan acceptable, maka ACA akan segera menerbitkan / mencetak sertifikat Surety Bond.

Apa kelebihan Surety Bond dibandingkan dengan Bank Garansi ?

    Dibandingkan dengan Bank Garansi, Surety Bond memiliki beberapa kelebihan, yaitu :
  1. Prosedur penutupan relatif lebih mudah
  2. Tidak mengharuskan adanya agunan atau collateral
  3. Tidak mempengaruhi plafon kredit Principal
  4. Periode jaminan mengikuti kontrak sehingga proyek dengan jangka waktu lebih dari 12 bulan dapat dijamin hanya dengan 1 (satu) sertifikat Surety Bond.

Surety Bond

Penjaminan yang diberikan untuk menjamin pemilik proyek/bouwheer/obligee, terhadap kemungkinan timbulnya risiko kerugian akibat kegagalan principal/kontraktor tidak dapat menyelesaikan kewajibannya sesuai kontrak. Surety bond terdiri dari:

  • Bid Bond (Jaminan Penawaran)
  • Performance Bond (Jaminan Pelaksanaan)
  • Advanced Payment Bond (Jaminan Uang Muka)
  • Maintenance Bond (Jaminan Pemeliharaan)
  • Share on Tumblr
PT. Antara Intermediary Indonesia
Graha Antara
Jl. Pintu Air V No. 43, Pasar Baru
Jakarta Pusat 10710
Telp. +62 21 351 9286
Fax. +62 21 380 5007

Member Of

Afiliasi